Baru 60 Pekon Di Tanggamus Sampaikan Laporan Realisasi ADD.

Tanggamus—Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tanggamus menyatakan, hingga kini baru 60 Pekon saja yang telah menyetorkan laporan realisasi penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) tahap sebelumnya sebagai syarat pencairan ADD Kabupaten Tanggamus tahap ketiga.

Menurut Kabid Kelembagaan dan Pembangunan Pekon, Syaifudin, adapun jumlah Pekon di Tanggamus sebanyak 299 Pekon.

Sedangkan persyaratan digelontorkan ADD dari pusat untuk tahap ketiga ini, yakni 20 persen lagi ADD. Yaitu minimal 70 persen dari jumlah Pekon yang ada di Tanggamus harus telah menyetorkan laporan realisasi.

“Tapi kami optimis di akhir bulan November ini setidaknya 70 persen dari jumlah 299 Pekon yang ada di Tanggamus sudah setor laporan realisasi ADD sebelumnya, minimal laporan realisasi data 50 persen realisasi, ” katanya, Senin (16/11/2020) mendampingi Kepala Dinas PMD Tanggamus Idham Khalid AZ, SH, MM.

Optimisme pihak PMD tersebut berdasarkan pengalaman sebelumnya, yang mana setelah menjelang akhir akhir limit waktu habis, semua Pekon baru menyetorkan laporan realisasi ADD kepada PMD.

“Biasanya begitu, apa penyebab mereka santai menyampaikan laporan kita tidak tahu, kami hanya sifatnya menghimbau agar segera setor laporan realisasi. Sehingga kami akan usulkan untuk pencairan ADD tahap ketiga kepusat, yang punya wewenang, ” ujarnya.

Syaifudin menambahkan, adapun pencairan Anggaran Dana Pekon (ADP) yang sumbernya dari APBD murni Kabupaten Tanggamus tidak ada kendala, dan segera akan dicairkan, yang saat ini dalam proses.

“Untuk ADP tidak ada masalah, saat sudah kita proses pencairannya, peruntukkan ADP adalah untuk pembiayaan Siltap perangkat, seperti untuk operasional kantor Pekon, honor perangkat, ” imbuhnya.

Syaifudin berharap, semua Pekon segera menyetorkan laporan realisasi, melihat kondisi sudah hampir habis tahun anggaran, dimana banyak sekali kesibukan yang akan dihadapi Pekon.

“Mereka kan sudah mulai menyusun APBDes anggaran tahun 2021 tentu akan sibuk, apalagi akan menghadapi Pilkakon lebih sibuk lagi persiapannya. Maka dari itu, kami himbau sekali lagi agar pihak Pekon yang belum setor laporan segera setor, ” imbuhnya.

Diketahui, Alokasi penerimaan ADD untuk Kabupaten Tanggamus pada tahun 2020 meningkat jadi Rp387,5 miliar dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp382 miliar.

Putusan besaran DD tersebut telah ditetapkan dalam peraturan Bupati (Perbup) tentang Dana Desa 2020. Kenaikan alokasi dana tersebut dari anggaran dana pekon, bagi hasil retribusi dan bagi hasil pajak. Sedangkan anggaran Dana Desa murni dari pusat masih sama dengan tahun lalu yakni Rp 293,682 Miliar.

Adapun perbedaan Dana Desa tahun ini hanya pada besaran tiap tahap pencairan, saat ini tahap I dan II masing-masing sebesar 40 persen. Sedangkan 20 persen di Tahap III dari total anggaran alokasi ADD yang diterima.

Adapun pekon yang menerima anggaran terbesar tahun ini yakni Pekon Taman Sari, Kecamatan Pugung sebesar Rp1,8 miliar. Sedangkan pekon terkecil yang menerima Dana Desa yaitu Pekon Negeri Ratu Kecamatan Pugung sebesar Rp 1,02 miliar.

Sedangkan besar kecilnya dana desa yang diterima Pekon ditentukan oleh Kementerian Keuangan, yang meliputi berbagai indikator penilaian diantaranya kemiskinan, jumlah penduduk serta luas wilayah pekon.(LBcru).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *