Organisasi Informasi Sosial Indonesia (Infosos) Provinsi Lampung di dampingi Pengacara nya Laporkan Cawakot nomor Urut 3 Terkait Dugaan Ijazah Palsu.

Bandarlampung.Beritaphoto.id
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan akan memeriksa laporan dugaan ijazah palsu milik salah satu Calon Wali Kota (Cawakot) Bandarlampung.
“Kita akan cek dulu laporannya,” katanya di Bandarlampung, Senin.(4/1/2021)

Dia melanjutkan setelah dilakukan pengecekan, nantinya laporan tersebut akan dipelajari dan ditindaklanjuti.

“Jika memang sudah diterima nanti akan ditindaklanjuti ke bidang terkait dan akan diproses seperti pemanggilan saksi-saksi dan lainnya.

Tapi kita tidak berkata saksi dulu, kita akan cek dulu laporannya,” kata dia.

Dugaan menggunakan ijazah palsu S2 dengan gelar M.Si. tersebut dilaporkan ke Polda Lampung oleh organisasi Informasi Sosial Indonesia (Infosos) Provinsi Lampung.

Tim Advokasi Yutuber, Ahmad Handoko mengatakan pihaknya mendampingi organisasi Infosos Lampung terkait laporan pengaduan ke Polda Lampung dengan dugaan penggunaan ijazah atau gelar akademik dalam Pilkada tahun 2020 yang diduga dilakukan oleh Paslon nomor urut 3.

“Kami temukan ini berdasarkan konfirmasi Ketua KPU pada sidang di Bawaslu Lampung beberapa hari lalu. Pihak KPU mengakui pada saat mendaftarkan sebagai Cawakot menggunakan ijazah S2 dengan gelar M.Si.,” katanya.

Handoko berharap Polda Lampung menindaklanjuti laporan atas dugaan ijazah palsu yang telah melanggar undang-undang sistem pendidikan nasional Pasal 69 ayat 1 dan Pasal 263 KUHP.

“Atas itu kami minta ini segera di proses diselidiki dan, ditentukan status hukumnya,” katanya lagi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *