M. Syaleh di tuntut 3 tahun Penjara terkait tipu gelap Sporadik Tanah Gunung Kunyit

Bandarlampung,Beritaphoto.id
M Syaleh terdakwa terkait kasus tipu gelap yang merugikan Nuryadin sebanyak Rp 500 juta di tuntut selama 3 tahun penjara oleh
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alexsander Mirza pada sidang yg digelar di Pengadilan Negri Tanjungkarang ,Selasa (2/2/2021)

Tuntutan itu ia sampaikan di hadapan Ketua Majelis Hakim PN Tanjungkarang, Jhony Butar-Butar
Sebelum menjatuhkan tuntutan Jaksa penuntut umum mempertimbangkan Hal hal yang memberat kan ,perbuatan terdakwa merugikan orang lain sedang kan yg meringan kan terdakwa berlaku sopan selama di persidangan

Syaleh ini merupakan terdakwa kasus penipuan dan penggelapan surat sporadik penjualan tanah Gunung Kunyit.

Usai mendengar tuntutan, ketua majlis hakim Jhony butar butar bertanya kepada terdakwa.

”Apakah ada upaya pembelaan yang akan disampaikan secara pribadi atau melalui kuasa hukum?”.

Syaleh pun menjawab, ”Saya akan mengajukan pembelaan secara tertulis”.

Sedangkan PH terdakwa, Amrullah, menambahkan dirinya akan mengupayakan pembelaan maksimal terhadap kliennya.

Dalam keterangan persnya, ia menerangkan kliennya terbukti tidak menerima uang dari Nuryadin dan hanya menandatangani surat perjanjian tersebut.

Menurutnya, kasus ini masuk ranah perdata karena ada perjanjian keuntungan yang didapat apabila terjadi penjualan tanah tersebut. 

”Saya akan berupaya membebaskan terdakwa dari segala tuntutan,” tekad Amrullah.

Dalam persidangan, lanjut Amrullah, terdakwa dan Nuryadin menyatakan yang menerima uang tersebut adalah Darussalam.

Karen itu , Amrullah mengaku heran mengapa hanya kliennya yang maju ke persidangan. Sedangkan, berkas perkara Darussalam sampai sekarang belum lengkap (P21).

Hakim kemudian menutup sidang. Rencananya dilanjutkan Selasa (9/2/2021) dengan agenda pembelaan terdakwa secara tertulis. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *