Fahrini menangis histeris waktu minta surat izin keluar Ayah nya Dari Rutan Polda di PN Tanjungkarang

Bandarlampung, Beritaphoto.Id
Seorang wanita bernama Fahrini warga Bandarlampung menangis histeris saat akan meminta surat izin agar ayah nya yang swdang menjalani penahanan di Rutan Polda Lampung dapat menjenguk ibunya yang sedang kritis di Rumah Sakit Adven, Bandarlampung.

Orangtua wanita tersebut diketahui bernama Paksi Marga. Ia menjalani penahanan di Rutan Polda Lampung terkait perkara fidusia.

Saat akan meminta surat surat izin tersebut, wanita tersebut terus menangis histeris kepada para pegawai yang berada di PTSP Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung.rqbu (17/3/2021)

“Ayah saya bukan penjahat, kami orang jujur. Kami tidak bayar karena kami tidak punya uang,” katanya seraya sambil menangis

Selain mengucapkan bahwa ayah nya bukan seorang penjahat, wanita tersebut juga mengucapkan bahwa ibunya kini sedang sakit kritis di Rumah Sakit Adven.

“Ibu saya sedang kritis, ibu saya sedang sakit,” kata dia lagi.

Para pegawai di lokasi sempat menenangkan wanita muda berumur 35 tahun tersebut. Selain itu juga, pegawai di lokasi memberikan air mineral agar dapat menenangkan wanita tersebur.

Humas Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Hendri Irawan mengatakan, pihaknya telah memberikan surat izin atas permohonan anak dari terdakwa Paksi Marga.

Izin tersebut diberikan untuk dapat menjenguk istrinya yang sedang sakit kritis di RS Adven

“Kita sudah berikan. Kita juga sudah berikan tindakan pelayanan yang baik dari pemohon,” katanya.

Hendri melanjutkan surat izin tersebut diberikan kepada anak terdakwa agar dapat digunakan semestinya. Izin diberikan selama 1×24 jam dan memerintahkan JPU untuk melaksanakan penetapan itu.

“Kita kinta penuntut umum melaksanakan penetapan itu didampingi oleh kepolisian agar dapat mengawai terdakwa. Setelah membesuk kemudian meminta penuntut umum agar membawa kembali terdakwa ke Rutan Polda Lampung,” katanya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *