Ratusan Masyarakat Datangi Pantai Sebalang, Minta Pengelola Tak Pungut Bea Masuk

Beritaphoto.id
Menyalahi aturan yang sudah disepakati dari awal, ratusan warga Desa Sebalang, Tarahan, Lamsel meminta kepada PT Tanjung Selaki untuk tidak lagi memungut biaya untuk masuk ke areal wisata Pantai Sebalang.

Kepala Desa (Kades) Tarahan, Khairul menjelaskan, bahwa permasalahan penarikan retribusi itu telah dilakukan oleh oknum-oknum itu sejak beberapa minggu lalu.

“Padahal sesuai kesepakatan terdahulu pengelola dilarang menarik retribusi itu,” katanya, Senin (29/3).

Menurutnya, memang perjanjian untuk tidak menarik retribusi itu sudah disepakati jauh sebelumnya. “Semua pengelola pantai sebalang ini dilarang untuk menarik retribusi. Itulah perjanjiannya dari awal,” kata dia.

Hal itu pun sama halnya disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat Said Kadir. Memang kata dia dahulunya untuk masuk ke Pantai Sebalang itu gratis. “Tidak dipungut biaya apapun. Jadi pengelola ini hanya boleh menarik uang parkir saja,” jelasnya.

Namun lanjut dia, hal itu tidak dihiraukan oleh pengelola. Dan malah memungut biaya masuk. “Kesepakatan itu tidak dijalani oleh mereka,” ucapnya.

Untuk itulah, dirinya dan bersama masyarakat menolak atas restribusi yang di ambil. Krena mereka tidak mengunakan karcis dan mereka berangapan pungutan tersebut liar.

“Dan diharapkan pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), dan aparat keamanan dapat segera mengambil langkah langkah supaya pengunjung Pantai Sebalang bisa lebih mudah masuk,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola PT Tanjung Selaki Hasbulah membenarkan adanya penarikan itu. Namun apabila ingin ditutup dirinya tak melarang. “Penarikan ini juga tidak ada paksaan. Ini hanya sukarela saja,” tandasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *