Prajurit dan Jalasenastri Yonif 9 Marinir Sabet Penghargan Nasional

Pesawaran.Beritaphoto.id
Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, M. Tr (Opsla)., memberikan penghargaan kepada prajurit dan Jalasenastri berprestasi dibawah jajarannya.

Tiga nama tersebut yakni, Sertu Mar Heru Hendriyana Juara 1 dalam ajang kejuaraan Panahan Barebow 30m Tahun 2021, Koptu Mar Heri Nopiansyah juara 1 Kejurnas Jateng Online Shooting Championship Seri 2 Tahun 2021, dan Tri Septiana Heri DS juara 1 Wanita Inspiratif Dharma Pertiwi bBdang pPndidikan tahun 2021.

Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., mengatakan penghargaan yang diberikan bertujuan untuk memotivasi prajurit serta anggota Jalasenastri lainnya untuk lebih maju dan tulus dalam melakukan pengabdian.

“Dengan penghargaan ini diharapkan dapat membawa semangat dan motivasi baru dalam lingkungan Yonif 9 Marinir, sehingga menghasilkan suatu kinerja organisasi yang profesional dan prajurit – prajurit yang berkualitas,” ujarnya.

Danyonif mengatakan penghargaan tersebut sebagai wujud apresiasi serta kebanggaan satuan, karena prajurit dan Jalasenastri terpilih sudah membawa nama baik satuan dengan memenangkan tiga kompetisi yang diadakan oleh satuan atas.

“Ini harus dijadikan momentum yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi prajurit. Kedepan harus lebih semangat dan profesional demi kemajuan Sarang Petarung Beruang Hitam,” kata dia.

Salah satu penerima penghargaan Wanita Inspiratif Dharma Pertiwi 2021 bidang Pendidikan Tri Septiana, istri dari Kopda Mar Heri DS mengatakan bahwa penghargaan itu Ia dapatkan atas ketulusan hati mengabdi untuk pendidikan warga Pulau Tegal.

“Pertama saya ke Pulau Tegal lihat anak-anak tidak bisa baca tulis, bahkan orang tua mereka juga tidak bisa. Awalnya kami sangat kesulitan mengajak anak-anak bersekolab, tapi dengan niat dan support semua pihak saya bertahan sampai sekarang,” uarnya.

Dengan diberikannya penghargaan ini, Ana sapaan sehari-harinya berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah bagi anak-anak yang masih sangat tertinggal dalam hal pendidikannya.

“Masih banyak diluar sana yang membutuhkan pengabdian-pengabdian kepada masyarakat. Semoga pemerintah juga bisa mensupport sehingga tidak ada lagi desa atau pulau yang tertinggal dalam hal pendidikan khususnya di Lampung,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *