Kejari-Polresta ,terus koordinasi terkait perkara Tipu Gelap lahan Gunung kunyit

Bandarlampung,Beritaphoto.id
Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, terus melakukan koordinasi bersama Polresta Bandarlampung terkait perkara tipu gelap Sporadik tanah lahan Gunung Kunyit yang melibatkan M. Syaleh dan Darusallam sedang kan terdakwa M, Syaleh sudah di Jatuhi Hukuman oleh PN Tanjungkarang selama 18 bulan penjara

Sedangkan perkara Darusallam masih dalam tahap penyidikan kepolisiaan dan sudah beberapa kali Polresta kirimkan berkas perkara Darusalalm namun di kembalikan olek pihak Kejari dengan Alasan Belum lengkap dan sampai saat ini Kejari masih berkordinasi dengan Polresta untuk melengkapi perkara Darusallam tersebut ,selasa ( 4/5/2021)

Kajari Bandarlampung, Abdullah Noer Deny, menjelaskan
Menurutnya tugas jaksa adalah untuk melakukan penelitian syarat formil maupun materil terkait berkas tersebut. Jika ada berkas yang disampaikan ke Polresta Bandarlampung hal itu dikarenakan adanya beberapa syarat yang kurang maka kami akan berkordinasi lagi dengan Polresta.
Saat ini jaksa penyidik sedang mempelajari sudah lengkap apa belum .

“Jadi bukan “bolak-balik” seperti yang diberitakan sejumalah media. Itu namanya koordinasi. Jadi wajar koordinasi karena jaksa yang menentukan apakah perkara itu bisa dilanjutkan atau tidak sehingga nantinya proses bisa berjalan dengan baik,” kata dia.

Ia melanjutkan pihaknya terus berusaha bersikap seobjektiv mungkin untuk perkara tersebut. Pihaknya juga akan terbuka dan tidak ada yang ditutup dalam perkara tersebut.

Saat ditanya perkara ini kan sudah lama sekali dan sudah beberapa di kembalikan ke penyidik Polisi dia mengatakan Itu hak penyidik kejaksaan mau berapa kali juga namanya berkordinasi dengan Penyidik kepolisian agar perkara ini benar benar sudah mencukpi unsur untuk di kirim kan ke Pengadilan jawab nya

Kalau memang perkara tidak bisa dilanjutkan, kita akan koordinasi dengan penyidik. Saya tidak mau kawan-kawan berandai-andai pada, prinsip nya koordinasi tujuannya agar cepat selesa prosesnya,” ujarnya (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *