Lapas Rajabasa Bandarlampung berharap Dinkes kirim bantuan alat rapid

Beritaphoto.id
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Rajabasa Bandarlampung, Maizar berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung dan Dinkes Kota Bandarlampung dapat membantu alat rapid tes untuk pengecekan terhadap wargabinaan dan pegawai setempat.

“Kemarin kita sudah ajukan dan dikirim 400, tapi itu tidak cukup kami masih mengajukan kembali mudah-mudahan dapat membantu sesuai dengan harapan kita antara 1.200 hingga 2000 alat rapid tes,” katanya di Bandarlampung, Sabtu.

Dia melanjutkan permohonan bantuan kepada Dinkes Lampung dan Dinkes Kota Bandarlampung dalam rangka untuk melakukan deteksi dini terhadap warga binaan dan petugas.

“Untuk melakukan deteksi dini saya menginginkam seluruh pegawai dan warga binaan dilakukan pengecekan,” kata dia.

Maizar menambahkan untuk warga binaan dan pegawai yang terpapar COVID-19 pihaknya telah melakukan langkah-langkah pencegahan dan tindakan.

Di antaranya melakukan isolasi warga binaan di blok terpisah, memberi vitamin, membeti minuman air jahe, berjemur, dan memberi makanan tambahan.

“Kita juga lebih perketat lagi prokes untuk anntisipasi penularan lebih banyak lagi,” kata dia lagi.

Untuk diketahui sebelumnya pihak Lapas Bandarlampung telah melakukan rapid test antigen kepada 526 warga binaan dan pegawai Lapas.

Hasilnya keseluruhan ada sebanyak 159 yang positif COVID-19 di antaranta 152 warga binaan dan tujuh orang pegawai lapas.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *