Bandarlampung Masuk 15 Kota PPKM Darurat Covid-19

Bandarlampung,Beritaphoto.id
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, menetapka 15 Kabuoaten/Kota di luar Pulau Jawa dan Bali. Melalui Siaran Pers MH.4.6/175/SET.EKON.3/07/2021, tentang Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, PPKM Dafurat Diberlakukan tertanggal 9 Juli 2021. Sabtu (10/7/2021)

Ke-15 Kabupaten/Kota di luar Pulau Jawa dan Bali tersebut adalah Kota Tanjungpinang, Kota Singkawang, Kota Padang Panjang, Kota Balikpapan, Kota Bandarlampung, Kota Pontianak, Kabupaten Manokwari, Kota Sorong, Kota Batam, Kota Bontang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Berau, Kota Padang, Kota Mataram dan Kota Medan.

Penetapan tersebut dengan mempertimbangkan penilaian terhadap semua parameter, serta level asesmen terhadap Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dimana jumlah vaksinasi di bawah 50 persen, serta keterisian tempat tidur (TT) atau BOR lebih dari 65 persen terjadi peningkatan kasus aktif secara signifikan.

“Pengaturan ini mulai berlaku pada 12 Juli 2021 sampai dengan 20 Juli 2021. Ini dikunci untuk 15

Kabupaten/Kota, dan nanti akan dimonitor secara harian supaya bisa diantisipasi dengan baik

perkembangannya,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers, PPKM Darurat Luar Jawa-Bali secara virtual di Jakarta, Jumat (9/7).

Sementara, BOR di luar Jawa-Bali juga terus meningkat. Per 8 Juli 2021, Provinsi di luar Pulau Jawa-Bali
yang memiliki BOR tertinggi adalah Lampung (82%), Kaltim (80%), Papua Barat (79%), Kepri (77%), Kalbar (68%), dan Sumbar (67%). (ha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *