Danrem 043/Gatam Ikuti Rakor PPKM Provinsi Lampung.

Bandar Lampung .Beritaphoto.id
Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga S.I.P., M.H hadiri rapat koordinasi PPKM tingkat provinsi Lampung,yang dipimpin oleh Gubernur Lampung Ir H.Arinal Junaidi, bertempat di Mahan agung Jl.Dokter Susilo Kec.Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.selasa (13/7/2021)

Dari hasil rapat koordinasi ini terdapat beberapa poin kesimpulan yaitu :

a. Pelaksanaan kegiatan pada sektor:

1) Esensial seperti keuangan dan perbankan,
pasar modal, sistem pembayaran, teknologi
informasi dan komunikasi, perhotelan non
penanganan karantina COVID-19, industri
orientasi ekspor diberlakukan 50% Work From Office (WFO); dan
2) Esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda
pelaksanaannya diberlakukan 25%
(dua puluh lima persen) maksimal staf WFO dengan protokol kesehatan secara ketat.

3) Kritikal seperti
energi,kesehatan,keamanan, logistik dan transportasi,industri makanan,minuman dan penunjangnya,petrokimia,
semen,objek vital nasional,
penanganan bencana,proyek strategis nasional,konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari- hari diberlakukan
100% (seratus persen)
maksimal staf Work From
Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

4) untuk supermarket, pasar
tradisional,toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50%(lima puluh persen).

b. Kegiatan belajar mengajar,
Saat penerapan PPKM darurat,
baik disekolah, perguruan tinggi, akademi, Tempat pendidikan atau pelatihan dilaksanakan secara daring (melalui jaringan).

c. Saat penerapan PPKM darurat, bagi masyarakat yang akan makan atau minum ditempat pasilitas umum hanya diperbolehkan menerima delivery atau take away dan tidak menerima pengunjung melaksanakan makan di tempat seperti biasanya.

d. Kegiatan di pusat perbelanjaan atau mal saat PPKM darurat ditiadakan atau ditutup sementara waktu.

e. Tempat ibadah baik masjid, mushola, gereja, vihara, klenteng, dan tempat-tempat ibadah lainnya difungsikan sebagai tempat ibadah, namun
Saat penerapan PPKM darurat,
untuk tempat-tempat ibadah tersebut tidak mengadakan kegiatan peribadatan keagamaan secara berjamaah,
yang diikuti banyak jamaah selama masa penerapan PPKM darurat dan mengoptimalkan melaksanakan ibadah di rumah.

f. Selama PPKM darurat, fasilitas umum baik area publik, Taman umum, tempat wisata umum, area republik lainnya ditutup sementara waktu.

g. Kegiatan seni atau budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan ditutup sementara waktu, Begitu pula Apabila ada pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM Darurat.

Hadir dalam rakor ini,Kapolda Lampung Ir.Jen.Pol,Hendro Suyitno,Kadis Kes Prov. Lampung Dr. dr. Hj Reihana, M.Kes.,Kadis hub Prov. Bambang Sumbodo.,Kasi Ops Kasrem 043/Gatam Kolonel.Inf.Selamat Winarto.S.E, Kaban Kesbangpol Drs. M.Firsada MSi,BPBD Provinsi lampung Drs. Sobri,Kasat Pol.PP Provinsi Lampung M. Zulkarnain, S.Sos., M.Si.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *