Arteria Dahlan Anggota komisi III DPR RI ajukan penangguhan Tahanan tiga tersangka Pengeroyokan Nakes

Bandarlampung.Beritaphoto.id
Keluarga pelaku pengeroyokan tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Kedaton, Bandarlampung melalui Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan mengajukan penangguhan penahanan kepada Polresta Bandarlampung.

“Kami sudah ajukan penagguhan terkait ketiganya. Keluarga pelaku juga sudah meminta maaf kepada korban,” katanya di Bandarlampung, Selasa.

Dirinya juga yang akan menjamin ketiga terdangka dalam penangguhan penahanan tersebut. Ia menjamin ketiga tersangka tidak melakukan perbuatan melawan hukum seperti melarikan diri, menghilangkan barang bukti, hingga melakukan perbuatan itu lagi.

“Saya sendiri yang menjamin, saya jamin mereka tidak akan melakukan perbuatan melawan hukum,” kata Arteria

Dia melanjutkan pihak keluarga tersangka dalam perkara tersebut telah sepakat untuk melanjutkan perkara tersebut hingga persidangan. Dirinya juga akan menanyakan kepada penyidik Polresta Bandarlampung terkait penepatan pasal yang dikenakan terhadap tiga pelaku.

“Sejujurnya kami keberatan dengan pasal yang ditetapkan penyidik. Tapi kami hargai itu, dan kami akan menguji apakah pasal ini tepat dihadapkan ketiga pelaku atau ada pasal yang lain,” kata dia.

Hal yang membuat nya pasal tersebut tidak tepat terhadap tiga pelaku lantatan ada salah satu tersangka yang berada dalam mobil saat peristiwa tersebut terjadi.

“Satu tersangka atas nama Didit saat itu berada di dalam mobil. Kemudian ia keluar karena ada kerusuhan, tapi kenapa dia masuk juga pasal itu. Seharuanya tinggal buktikan apakah yang dua pelaku ini terbukti pasal itu. Pastinya bukan 170 menurut akal sehat saya,” kata dia lagi.

Arteria menambahkan dalam perkara tersebut, ia juga akan melaporkan balik terhadap pihak-pihak yang terkait. Pihak akan mengungkap apakah ada keterangan palsu yang diberikan dalam perkara tersebut.

“Saya akan ungkap keterangan palsu kita akan serius ungkap dibalik ini. Kami juga minta kejaksaan untuk menempatkan jaksa terbaiknya untuk membantu mengawal proses penegakan hukum ini,” katanya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.