Supir Bus Ini Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara terkait membawa Ratusan Burung ilegal

Bandar Lampung – Beritaphoto.id
Terdakwa Dodi Barjek Supir Bus, warga Pariaman, Sumatera Barat di vonis dalam gelaran sidang putusan yang dilaksanakan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang selama 1tahun dan 4 bulan penjara lantaran menyelundupkan burung dilindungi tanpa dokumen dari dari Solok, Sumatera Barat, ke Pulau Jawa. Rabu (22/9/2021).

Majelis Hakim Surono mengatakan bahwa terdakwa terbukti melanggar pasal Pasal 40 Ayat (2) jo. Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Menjatuhkan  pidana   kepada Terdakwa Dodi Barjek Bin Ardimon,  oleh karena itu dengan pidana penjara  selama 1 (satu) tahun 4 (empat) bulan dan denda sebesar Rp. 100.000.000,- ( seratus juta rupiah) dengan ketentuan jika pidana denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan,” ungkap Majelis Hakim saat membacakan putusan.

Vonis, yang dijatuhkan kepada terdakwa lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Doli Setiawan yakni, 1 tahun enam bulan.

Perlu diketahui pada 25 Maret 2021, Dodi Barjek mengangkut 135 ekor burung dilindungi, dan dibawa menggunakan Bus Family Raya, ia diupah Rp. 500 ribu sebagai uang jalan, dan dijanjikan Rp. 1,1 juta oleh Dodi yang berstatus buronan, apabila berhasil mengatarakan satwa tersebut ke Tangerang Banten. Namun, berhasil digagalkan tim gabungan di Pelabuhan Bakauheni.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah Burung kinoy 53 (lima puluh tiga) ekor dalam keadaan hidup 2 (dua) ekor mati, burung Cucak Mini sebanyak 25 (dua puluh lima) ekor dalam keadaan hidup dan 3 (tiga) ekor mati, burung Cucak Ranting 32 (tiga puluh dua) dalam keadaan hidup dan 3 (tiga) ekor mati, burung Cililin sebanyak 6 (enam) ekor dalam keadaan hidup, dan burung Cucak Hijau Besar sebanyak 11 (sebelas) ekor dalam keadaan hidup. (Riduan)
__
Foto: Ilustrasi Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.