Kejaksaan limpahkan mantan Bendahara BPBD Bandaralampung ke Lapas wanita

Bandarlampung.Beritaphoto.id
kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, menerima pelimpahan barang bukti dan tersangka tindak pidana korupsi penggelapan dana gaji pegawai di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung.

Tersangka yang telah tahap II itu bernama Krissanti yang juga merupakan seorang mantan Bendahara di BPBD setempat.

“Hari ini kita menerima pelimpahan tahap II barang bukti dan tersangka,” kata Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari, Erik Yudistira di Bandarlampung, Kamis.

Lanjut Erik, Kejari sendiri dalam pelimpahan tersebut hanya melakukan berkas administrasi tersangka. Untuk kemudian, tersangka sendiri langsung dilimpahkan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Perempuan.

“Melihat kondisi masih seperti ini, jadi Kejari sifatnya hanya menerima pelimpahan administrasinya saja. Tersangka langsung dilimpahkan ke Lapas Perempuan,” kata dia.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari, Ahmad Hasan Basri menambahkan, dalam perkara korupsi penggelapan dana tersebut, pihakhya telah memeriksa saksi sebanyak 17 orang.

Dalam pemeriksaan saksi tersebut, ia mengklaim dalam perkara tersebut tersangka merupakan satu-satunya tersangka.

“Berdasarkan 17 orang saksi yang telah diperiksa, dia tersangka satu-satunya,” katanya.

Hasan melanjutkan berdasarkan saksi-saksi yang telah diperiksa, pihaknya tidak menemukan tersangka lain terkait aliran dana tersebut.

“Kami tidak menemukan aliran dana ke orang lain. Dalam perkara itu, kerugian mencapai 331 juta sekian. Kita sudah tunjuk empat jaksa juga untuk tangani perkara itu,” katanya lagi.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *