Terdakwa Korupsi Kalibalangan Lampung Utara ,Yusril dan Abdul Azim di Tuntut 4 Tahun dan 6 Bulan Penjara

Bandarlampung .Beritaphoto.id
Jaksa penuntut umum Hardiansyah menuntut kedua terdakwa atas nama Yasril selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara dan Abdul Azim selaku rekanan proyek,selama 4 tahun dan 6 bulan di Pengadilan Negri Kelas 1A Tanjungkarang ,rabu.(18/5/2022)

Keduanya dinyatakan terbukti bersalah melakukan perbuatan yang melanggar Pasal 3, Juncto Pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001, tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor, Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dan memberikan tuntutan hukuman pidana penjara, denda serta tuntutan pidana tambahan berupa Uang Pengganti Kerugian Negara yang terbukti telah dinikmati oleh masing-masing Terdakwa.

“Menjatuhkan pidana penjara kepada masing-masing Terdakwa selama 4 tahun dan 6 bulan, denda sebesar Rp250 juta subsidair 4 bulan kurungan, serta membebankan bersama membayar uang pengganti sebanyak Rp794.368.321 subsidair 3 tahun penjara,” ucap Jaksa Hardiansyah
.
Dalqm tuntutannya.
Diketahui pada sangkaan perbuatannya, Terdakwa Yasril didakwa telah lalai dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pejabat Pembuat Komitmen pada proyek pelebaran jalan Kalibalangan Cabang Empat, Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara, tahun anggaran 2019.

Sehingga proyek pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh Terdakwa Abdul Azim selaku pemenang lelang, malah disubkontrakkan atau dikerjakan oleh pihak ketiga, sehingga pada akhirnya tidak dikerjakan secara benar dan merugikan negara.

Atas tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa penuntut umum, kedua Terdakwa akan mengajukan pembelaan melalui nota pembelaan pribadinya, yang akan dibacakan persidangan Senin pekan depan, 23 Mei 2022

Pos terkait

Tinggalkan Balasan