Kembali , Kejaksaan Negeri Bandar Lampung Melakukan Restoratif Justice(RJ) An Tersangka Wawan Setiawan

Bandarlampung.Beritaphoto.id
Kejaksaan Negeri Bandar Lampung kembali melaksanakan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorasi (Restorative Justice) kepada tersangka Wawan Setiawan yang disangka melanggar Pasal 480 ke 1 KUHP yang ditandai dengan penyerahan salinan Surat Ketetapan Penyelesaian Perkara (SK2P) dengan surat Nomor : B- 5607 /L.8.18/Eoh.2/11/2022 tanggal 21 November 2022.Rabu (23/11/2022)

Tersangka Wawan Setiawan melakukan tindak pidana Pada bulan Juli 2022 sekira jam 14.00 WIB bertempat di samping Pom Bensin Pramuka Jl. Pramuka Kelurahan. Rajabasa Kecamatan Rajabasa Bandar Lampung tersangka membeli 1 (satu) unit handphone merk Realme type C11 warna abu-abu nomor Imei 1 : 865779043223859 nomor Imei 2 : 865779043323842 dari postingan dimedia sosial iklan jual beli di Facebook dengan nama akun “Redyardy” yang sebelumnya dipasang oleh saksi Redi Irwanto (dilakukan penuntutan terpisah) dan sepakat dengan harga Rp. 450.000,- (empat ratus lima puluh ribu rupiah) tanpa disertai kotak handphone dan nota penjualan dan handphone tersebut tersangka pergunakan untuk alat komunikasi tersangka sehari-hari, lalu pada hari Rabu tanggal 14 September 2022 sekira jam 23.30 ketika tersangka sedang berdagang tersangka dilengkapi oleh anggota kepolisian Polda Lampung, dan handphone yang tersangka beli dari saksi Redi Irwanto adalah handphone hasil curian milik saksi korban Nanda Ipsa Amardani yang sebelumnya telah hilang pada hari Kamis tanggal 12 Juli 2022 sekira pukul 12.00 Wib

Bacaan Lainnya

Selanjutnya tersangka berikut barang bukti berupa 1 (satu) unit handphone merk Realme type C11 warna abu-abu nomor Imei 1 : 865779043223859 nomor Imei 2 : 865779043323842 dan 1 (satu) unit handphone merk OPPO warna merah dibawa kekantor kepolisian Polda Lampung untuk diproses lebih lanjut

Sebelumnya Permohonan Pengajuan Restorative Justice dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung (Helmi,SH.,MH) SH didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Bandar Lampung (Muhammad Budi Arifin Harahap, SH,MH) beserta Jaksa Penuntut Umum (Lia Hayati Sye Megasari,SH.,MH) bertempat di Ruang Vicon Kejaksaan Negeri Bandar Lampung , Selanjutnya Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif kepada tersangka wawan ditandai dengan penyerahan salinan Surat Ketetapan Penyelesaian Perkara (SK2P) oleh Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan Ditta Ardian,SH.,MH yang juga turut disaksikan keluarga dari tersangka beserta korban dan keluarga korban.
(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan