Jadi Joki Agus Dapat Jatah Rp20 Juta Masukin Calaon Mahasiswa ke Kampus Ternama

oleh

Bandarlampung – Beritaphoto.id
Agus Sudrajat salah satu saksi yang dalam sidang lanjutan kasus dugaan Joki CPNS kejati Lampung
Agus Sudrajat mengakui bahwa dirinya pernah menerima uang sebesar Rp20 juta dari hasil saat membantu memasukkan calon mahasiswa ke kampus di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Hal tersebut saksi ungkapkan kepada hakim anggota Samsumar Hidayat dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandarlampung.

Dalam persidangan tersebut, Samsumar Hidayat mempertanyakan kepada saksi Agus Sudrajat mengrnai keuntungan yang didapat oleh saksi Agus dalam membantu para terdakwa untuk menjadi joki.

“Saya dapat Rp20 juta,” kata saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandarlampung, Selasa.

Terjadinya joki tersebut berawal saat saksi Agus Sudrajat menjelaskan bahwa dirinya telah diperintahkan oleh terdakwa Indra Gunawan untuk berangkat ke Bandung membahas perjokian calon mahasiswa yang akan masuk kampus ternama.

Saat itu saksi Agus dimintai untuk membantu sebagai pengawas Bimbel dengan tujuan agat calon mahasiswa dapat masuk kampus ternama.

Perkara joki calon aparatur sipil negara (CASN) pada penerimaan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melibatkan enam terdakwa di antaranya Indra Gunawan, Amantri Subarkah, Kamilian Yussi Permata, Muhammad Reza Akbar, Ratna Devinta Salsabila, dan Cyrilla Zabrina Putri Arzano (didakwa dalam empat berkas terpisah).

Para terdakwa tersebut dalam perbuatannya diduga telah melanggar Pasal 35 Jo Pasal 51 ayat 1 UU RI No11 Tahun 2008 Tantang Informasi dan Elektronik Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 dan Pasal 94 Jo Pasal 77 UU No24 Tahun 2013 Tentang Perubahan atas UU RI No23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan.

Sebelumnya, pada 2 Desember 2023 lalu Kejati Lampung telah menangkap tangan seorang wanita bernama Ratna Devinta Salsahila lantaran diduga melakukan perbuatan joki CASN di Kejati tersebut.

Ratna yang merupakan anak dari seorang pejabat di Lampung itu kemudian di bawa ke Mapolda Lampung untuk segera dikembangkan. Dari pengembangan tersebut, Polda Lampung kembali menangkap lima pelaku lainnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *