Porprov Harus Singkron dengan Aturan Regulasi PON

oleh

Bandarlampung, Beritaphoto.id
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Taufik Hidayat, menegaskan bahwa Porprov 2026 harus singkron dengan aturan regulasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Hal tersebut dia tegaskan pada rapat koordinasi, Kamis (5/2) di Kantor KONI Lampung Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Bandarlampung.

Ketua Umum KONI menekankan pentingnya sinkronisasi aturan dengan regulasi Pekan Olahraga Nasional (PON), untuk pelaksanaan Porprov mendatang. Untuk pelaksaannya, KONI sudah membentuk tim dan panitia yang tujuannya juga untuk menjawab persoalan yang menjadi kendala atau hambatan dalam penyelenggaraanya pada Oktober – Nopember 2026.

Taufik menegaskan 15 Kabupaten/Kota di Lampung akan dibagi ke dalam tiga wilayah kerja untuk mempercepat proses verifikasi. Masing-masing tim akan mengawal lima daerah untuk memastikan kesiapan venue serta validasi anggota Cabor.
​Langkah ini diambil agar PORPROV bukan sekadar ajang rutin, melainkan menjadi filter berkualitas untuk menjaring bibit unggul Lampung menuju prestasi nasional.

Menanggapi aspirasi mengenai keterbatasan atlet di tingkat Kabupaten/Kota, KONI Lampung mengambil kebijakan tegas namun fleksibel. Atlet diwajibkan memiliki KTP Lampung, dan mutasi antar wilayah dibatasi minimal empat bulan sebelum pelaksanaan.

“Porprov adalah ajang pembinaan atlet daerah. Kita tidak ingin ada atlet luar, yang ikut didalamnya sehingga menjadi masalah nantinya. Syarat mutasi atlet, kita sepakati minimal empat bulan berdomisili di Kabupaten/Kota bersangkutan,” kata Taufik dengan tegas.

Sementara itu ​wakil Ketua Umum I KONI Lampung Margono Tarmudji menjelaskan, bahwa tim kecil telah dibentuk untuk menyusun Petunjuk Pelaksana (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis). Salah satu poin krusial adalah pembatasan usia atlet, yang harus mengacu pada kriteria PON 2028 mendatang.

“Kita berharap atlet yang dihasilkan dari PORPROV memenuhi syarat usia untuk bertanding di PON. Jadi, regulasi usia tiap cabang olahraga (cabor) akan menyesuaikan aturan pusat,” ujarnya. (*3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *