Bandarlampung,Beritaphoto.id.
Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesawaran keluar sebagai juara umum pada Grand Final Sirkuit Pencak Silat 2026 yang digelar IPSI Provinsi Lampung pada 25-27 September. Grand Final ditutup Ketua Harian Arie Nanda Djausal, didampingi Wakil Ketua I Wahrul Fauzi Silalahi dan Wabendum Hasanuddin No, Minggu (27/9) sore di Padepokan IPSI Lampung, Pahoman, Bandarlampung.
Pesawaran berhasil mengoleksi 11 medali emas, 4 perak, dan 4 perunggu. Selain mendapatkan Piala IPSI Lampung, Pesawaran juga mendapatkan uang pembinaan sebesar lima juta rupiah. Piala juara umum diterima langsung oleh Ketua IPSI Pesawaran, yang juga Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran, Antonius Muhammad Ali.
Peringkat kedua diraih IPSI Pringsewu dengan 6 emas, 6 perak, 2 perunggu. Di tempat ketiga, Lampung Selatan meraih 5 emas, 4 perak, 4 perunggu. Peringkat keempat IPSI Lampung Timur dengan 4 emas, 4 perak, 5 perunggu, kemudian Lampung Utara 1 emas, 3 perak, 5 perunggu. Kemudian di peringkat keenam Tanggamus 1 emas, 1 perak, 6 perunggu, disusul Pesisir Barat 1 emas, 1 perak, 1 perunggu.
Selanjutnya IPSI Way Kanan meraih 2 perak, 3 perunggu, Kota Bandarlampung meraih 2 perak, 1 perunggu, Kota Metro meraih 1 perak, 3 perunggu, Lampung Barat 1 perak, 1 perunggu, Lampung Tengah 4 perunggu, Tulang Bawang 2 perunggu, Tulang Bawang Barat 2 perunggu, dan Mesuji 1 perunggu.
Ketua Harian Arie Nanda Djausal dalam sambutannya mengatakan, hasil grand final kali ini sangat luar biasa di mana seluruh kabupaten berhasil meraih medali, meski demikian tidak semua kabupaten prestasinya sama. Untuk itu teruslah berlatih dan mempersiapkan diri kembali, mengingat IPSI Lampung akan menggelar hajat besar yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada November mendatang.
Dia juga mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang dan seluruh atlet yang berlaga di grand final ini, karena mereka adalah para juara dan harapan dari pencak silat Lampung di masa mendatang. Kepada seluruh pelatih dan pembina, agar tetap fokus dalam pembinaan di daerah masing-masing untuk dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi.
“Saya ucapkan selamat kepada para atlet yang berlaga di grand final ini. Kalian bisa berlaga di babak grand final merupakan prestasi tersendiri. Untuk itu jangan berkecil hati bagi yang belum juara, mari kita songsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Jadilah yang terbaik di ajang tersebut,” katanya dengan penuh semangat.
Arie berpesan agar para pesilat yang akan membela daerahnya di Porprov mendatang kembali berlatih dan tidak terlena dengan hasil yang diraih pada grand final sirkuit kali ini. Persiapan yang matang tidak akan membohongi hasilnya. (*3)













