Muara Tebo- -Beritaphoto.id
Setiap proses pembinaan bukan semata tentang menjalani masa pidana, melainkan juga tentang membuka ruang bagi setiap individu untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan kembali arah kehidupannya.
Semangat inilah yang menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pembinaan warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.
Pada Selasa (6/10/2026), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo mengikuti rapat virtual koordinasi tindak lanjut pembentukan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Muara Tebo tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Muara Tebo, Mukhlisin Fardi, beserta jajaran petugas.
Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Surat Sekretaris Jenderal Nomor SEK-PR.02.02-3 tentang undangan rapat analisis dan evaluasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Melalui pertemuan tersebut, jajaran pemasyarakatan melakukan koordinasi untuk memperkuat arah kebijakan serta menyelaraskan langkah dalam mendukung pembentukan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan.
Keikutsertaan Lapas Muara Tebo menjadi bagian dari komitmen untuk terus mengikuti perkembangan kebijakan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pembinaan. Melalui koordinasi secara virtual, informasi dan arahan dapat diterima sebagai landasan dalam menindaklanjuti program sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih dari sekadar agenda kedinasan, upaya ini mencerminkan harapan bahwa pembinaan harus mampu menghadirkan kesempatan untuk berubah. Sebab, di balik setiap proses pemasyarakatan, terdapat manusia yang membutuhkan bimbingan, kesempatan memperbaiki diri, dan bekal untuk kembali ke tengah masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan evaluasi berkelanjutan, Lapas Muara Tebo terus berupaya mendukung pemasyarakatan yang humanis, berorientasi pada pemulihan, serta memberi ruang bagi masa depan yang lebih baik.(*)













