Bandarlampung, Beritaphoto.od
7 Oktober 2026
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026. Salah satu yang menjadi perhatian adalah memastikan seluruh aturan teknis pertandingan dipahami secara seragam oleh Tim Keabsahan dan Technical Delegate (TD).
Persiapan itu dibahas dalam pertemuan KONI Lampung bersama Tim Keabsahan dan TD di Sekretariat KONI Lampung, Rabu (7/10/2026). Pertemuan dipimpin Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, didampingi Kabid Binpres KONI Lampung, Yopi Hutomo Bhakti.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah mekanisme perubahan atau mutasi nomor dan kelas pertandingan apabila jumlah peserta tidak memenuhi batas minimal.
Riagus menegaskan persoalan tersebut harus dipahami bersama sejak awal agar tidak menimbulkan persoalan saat pertandingan berlangsung.
“Termasuk mutasi nomor dan kelas. Misalnya peserta kurang dari tiga, ini harus dipahami oleh Tim Keabsahan,” kata Riagus seusai pertemuan.
Sementara untuk para TD, pembahasan lebih difokuskan pada kesiapan venue, pemahaman regulasi pertandingan, hingga kualifikasi wasit dan juri yang akan memimpin pertandingan.
“Kalau dengan TD, pembahasannya lebih kepada memastikan tempat dan peraturan sudah dikuasai. Jangan sampai ada perubahan ketika pelaksanaan,” ujarnya.
Riagus juga meminta setiap penanggung jawab (penjab) cabang olahraga aktif berkoordinasi jika terdapat potensi benturan jadwal pertandingan.
“Kalau ada jadwal yang bersamaan, nanti dibicarakan masing-masing penjab,” jelasnya.
Teknis Hampir Rampung
Riagus menyebut secara umum persiapan teknis Porprov X Lampung sudah hampir rampung. Mulai dari jadwal pertandingan, regulasi, hingga personel yang akan bertugas telah dipersiapkan.
“Secara teknis semuanya sudah selesai. Jadwal, peraturan, termasuk yang bertugas juga sudah siap. Tinggal menunggu by name,” katanya.
Di sisi lain, jumlah peserta Porprov X Lampung 2026 diproyeksikan mengalami lonjakan signifikan. Jika seluruh proses pendaftaran terpenuhi sesuai target, jumlah atlet yang akan terdaftar diperkirakan mencapai 9.301 atlet dari 32 cabang olahraga.
Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan Porprov Lampung 2022 yang diikuti sekitar 4.932 atlet dari 33 cabang olahraga.
“Ini luar biasa. Kalau semua terisi, ada sekitar 9.301 atlet yang terdaftar dengan 32 cabor. Dibandingkan Porprov 2022 yang diikuti 4.932 atlet dengan 33 cabor, artinya kita mengalami peningkatan jumlah,” ungkap Riagus.
KONI Lampung kini tinggal menunggu kelengkapan daftar nama atau by name dari seluruh kontingen kabupaten/kota. Riagus berharap seluruh kontingen segera menyelesaikan daftar atlet sehingga tahapan akhir menuju Porprov X Lampung dapat berjalan sesuai jadwal.
“Semoga semua kontingen nanti bisa mengisi daftar atlet yang akan mengikuti Porprov mendatang,” pungkasnya. (*3)













