banner 728x250

Pondok Pesantren Darut Taubah Lapas Kelas I Bandar Lampung Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan melalui Kegiatan Keagamaan

banner 468x60

Bandar Lampung, Beritaphoto.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung terus berkomitmen dalam melaksanakan program pembinaan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu bentuk pembinaan yang secara konsisten dilaksanakan adalah pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan Islam yang dilaksanakan melalui Pondok Pesantren Darut Taubah Lapas Kelas I Bandar Lampung.

Pada Senin, 21 September 2026, kegiatan pembinaan keagamaan kembali dilaksanakan di Masjid Lapas Kelas I Bandar Lampung dan diikuti oleh seluruh WBP yang berada di Blok Pesantren. Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, serta diikuti dengan semangat dan antusiasme yang tinggi oleh para warga binaan.

Example 300x600

Pondok Pesantren Darut Taubah menjadi salah satu sarana pembinaan kepribadian yang memberikan ruang bagi WBP untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keagamaan sekaligus membangun kesadaran diri. Melalui kegiatan ibadah dan pembelajaran agama, warga binaan diarahkan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki sikap, serta menumbuhkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Sejak kegiatan dimulai, para WBP tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian. Masjid Lapas menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat bagi warga binaan untuk mendapatkan ketenangan, memperkuat hubungan spiritual, serta membangun kembali harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Kegiatan pembinaan keagamaan merupakan bagian dari proses pemasyarakatan yang menempatkan perubahan perilaku dan pembentukan karakter sebagai salah satu hal penting. WBP diberikan kesempatan untuk memperoleh pembinaan sesuai dengan kebutuhan mereka, termasuk melalui pendekatan keagamaan dan spiritual.

Melalui Pondok Pesantren Darut Taubah, pembinaan tidak hanya diarahkan pada peningkatan pengetahuan agama, tetapi juga diharapkan dapat membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, saling menghargai, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi WBP dalam menjalani kehidupan selama berada di Lapas maupun ketika nantinya kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membantu warga binaan menjalani proses perubahan diri.

“Pembinaan keagamaan merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembinaan kepribadian. Kami ingin memberikan ruang kepada warga binaan untuk terus belajar, beribadah, melakukan introspeksi, dan memperbaiki diri. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat memberikan ketenangan sekaligus membangun kesadaran bahwa masa menjalani pidana juga dapat menjadi momentum untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Ike Rahmawati.

Menurutnya, proses pembinaan membutuhkan konsistensi dan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, kegiatan keagamaan di lingkungan Lapas terus didorong agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

“Semangat dan antusiasme warga binaan dalam mengikuti kegiatan menjadi hal yang sangat positif. Kami berharap semangat tersebut terus terjaga, bukan hanya ketika mengikuti kegiatan di masjid, tetapi juga tercermin dalam perilaku mereka sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Gatot Suariyoko, mengatakan bahwa Pondok Pesantren Darut Taubah merupakan salah satu sarana yang mendukung pelaksanaan pembinaan kepribadian bagi WBP, khususnya dalam aspek keagamaan.

“Kami melihat antusiasme warga binaan Blok Pesantren dalam mengikuti kegiatan keagamaan cukup baik. Ini menjadi bagian dari proses pembinaan yang kami lakukan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan keagamaan, warga binaan diberikan kesempatan untuk memperkuat pemahaman agama, membangun kesadaran diri, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Gatot Suariyoko.

Gatot juga menekankan bahwa pembinaan kepribadian tidak dapat dilihat hanya dari kegiatan yang berlangsung di dalam Lapas, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku yang muncul dalam keseharian warga binaan.

“Harapannya, nilai-nilai yang mereka dapatkan selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke keluarga dan masyarakat. Perubahan itu memang membutuhkan proses, tetapi melalui pembinaan yang dilakukan secara konsisten, kami terus berupaya memberikan ruang dan kesempatan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri,” lanjutnya.

Antusiasme para WBP Blok Pesantren dalam mengikuti kegiatan menjadi gambaran bahwa pembinaan keagamaan memiliki tempat penting dalam keseharian mereka. Masjid Lapas tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk menenangkan hati, mempererat kebersamaan, serta membangun semangat untuk menjalani proses pembinaan.

Di tengah kehidupan sebagai warga binaan, kesempatan untuk beribadah dan mendalami agama menjadi bagian dari proses membangun kembali harapan. Setiap kegiatan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan makna dan menjadi langkah kecil menuju perubahan yang lebih baik.

Lapas Kelas I Bandar Lampung akan terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian melalui berbagai kegiatan yang positif, termasuk pembinaan keagamaan di Pondok Pesantren Darut Taubah. Dengan dukungan petugas, pembimbing keagamaan, serta partisipasi aktif warga binaan, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif.

Melalui pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, Lapas Kelas I Bandar Lampung tidak hanya menjalankan tugas pemasyarakatan, tetapi juga berupaya menghadirkan proses pembinaan yang memberikan kesempatan kepada setiap warga binaan untuk belajar, memperbaiki diri, memperkuat iman, dan mempersiapkan diri kembali menjadi bagian dari masyarakat.(*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *