Ampana – Beritaphoto.id
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana bekerja sama dengan Puskesmas Ampana Barat menyelenggarakan Pelayanan Deteksi Dini, Cek Kesehatan Gratis, Pemantauan, dan Tindak Lanjut Penyakit Tidak Menular (PTM), Rabu (08/07/2026).
Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mendeteksi secara dini faktor risiko penyakit tidak menular sekaligus memastikan hak pelayanan kesehatan bagi pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terpenuhi secara optimal. Pelaksanaan kegiatan merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah dilakukan antara Lapas Ampana dan Puskesmas Ampana Barat sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Pemeriksaan dilaksanakan oleh tim tenaga kesehatan Puskesmas Ampana Barat dengan pendampingan jajaran Seksi Binadik/Giatja serta Dokter Lapas Ampana, dr. Edy Suranta. Layanan yang diberikan meliputi skrining PTM, pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, konsultasi kesehatan, serta edukasi mengenai pola hidup sehat.
Pada hari pertama, sebanyak 5 orang pegawai dan 17 orang WBP perempuan mengikuti pemeriksaan kesehatan. Program ini akan dilaksanakan secara bertahap agar seluruh pegawai dan WBP memperoleh pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan sebagian besar peserta dalam kondisi baik, sementara peserta yang memiliki faktor risiko langsung diberikan edukasi dan pemantauan kesehatan secara berkala.
Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, mengapresiasi kolaborasi dengan Puskesmas Ampana Barat dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan. Menurutnya, kesehatan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi bagi pegawai maupun WBP.
“Sinergi dengan Puskesmas Ampana Barat merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kondisi kesehatan pegawai dan warga binaan terus terpantau serta mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan produktif,” ujar Febriansyah.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Ampana menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi di bidang kesehatan guna mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak dasar Warga Binaan Pemasyarakatan.(*)













