banner 728x250

WUJUDKAN HARAPAN BARU MELALUI PENDIDIKAN, LAPAS AMPANA BERSAMA MUHAMMADIYAH SIAP CETAK WBP YANG BERILMU DAN BERDAYA SAING

banner 468x60

Ampana – Beritaphoto.id
Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana dalam menghadirkan pembinaan yang berkualitas kembali diwujudkan melalui pelaksanaan program pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah terjalin, Lapas Kelas IIB Ampana menerima kunjungan Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tojo Una-Una pada Selasa (14/07/2026) dalam rangka pertemuan bersama WBP yang telah mendaftarkan diri sebagai peserta didik pada jenjang pendidikan kesetaraan.

Kunjungan ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam merealisasikan hak pendidikan bagi WBP sekaligus memperkuat sinergi antara Lapas Ampana dengan dunia pendidikan. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk kembali mengenyam pendidikan formal, tetapi juga menjadi wujud nyata pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembentukan karakter, serta bekal pengetahuan dan keterampilan yang akan berguna saat mereka kembali ke tengah masyarakat.

Example 300x600

Melalui program pendidikan ini, Lapas Kelas IIB Ampana berharap dapat membuka jalan bagi para WBP untuk memperbaiki masa depan melalui pendidikan. Selain meningkatkan kemampuan akademik, program ini juga bertujuan menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat, membangun rasa percaya diri, membentuk pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab, serta mempersiapkan warga binaan agar lebih siap bersaing dan berkontribusi secara positif setelah menyelesaikan masa pidananya.

Antusiasme warga binaan terhadap program ini terlihat dari jumlah peserta yang telah mendaftarkan diri. Sebanyak 12 orang WBP mengikuti program pendidikan jenjang SMP, sementara 13 orang WBP mengikuti program pendidikan jenjang SMA. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat untuk belajar dan memperbaiki diri tidak pernah mengenal batas. Pendidikan menjadi jembatan yang membuka harapan baru bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Kegiatan dibuka oleh I Wayan Sucana, S.H., selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik Giatja), didampingi Heriyanto, S.H., selaku Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan. Dalam arahannya, I Wayan Sucana memberikan motivasi kepada seluruh WBP yang telah mendaftarkan diri agar mengikuti proses pendidikan dengan penuh kesungguhan. Beliau mengingatkan bahwa kesempatan belajar merupakan hak sekaligus peluang emas yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Beliau juga berpesan agar seluruh peserta menjadi siswa yang disiplin, rajin, taat terhadap tata tertib, aktif mengikuti setiap proses pembelajaran, serta menjadikan pendidikan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan akan menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan yang lebih baik, membangun kepercayaan diri, serta memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan ketika kembali ke masyarakat.

Selanjutnya, Tajudin Labudu, S.Pd., selaku Kepala Sekolah pada jenjang SMA, memberikan pengarahan mengenai mekanisme pelaksanaan program pendidikan, sistem pembelajaran, serta tahapan yang akan dilalui oleh seluruh peserta didik. Beliau menjelaskan bahwa proses belajar akan dilaksanakan secara terstruktur dengan tetap memperhatikan kondisi dan kebutuhan pembelajaran warga binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Tajudin Labudu juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tidak pernah berhenti bermimpi dan terus bersemangat menyelesaikan pendidikan hingga memperoleh ijazah. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi terbaik untuk masa depan karena tidak hanya menambah ilmu pengetahuan dan wawasan, tetapi juga membuka peluang memperoleh pekerjaan yang lebih baik, meningkatkan kualitas hidup, serta menjadi bekal penting dalam menjalani kehidupan setelah bebas nanti.

Program pendidikan ini disambut dengan rasa syukur dan antusias oleh para warga binaan. Mereka mengaku sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk kembali duduk di bangku pendidikan. Bagi mereka, program ini bukan hanya kesempatan memperoleh ijazah, tetapi juga menjadi motivasi untuk memperbaiki diri, menambah wawasan, serta membangun harapan baru agar kelak dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat.

Di tempat terpisah, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terlaksananya program pendidikan tersebut. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam proses pembinaan warga binaan. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin bersama Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tojo Una-Una dapat berjalan secara berkesinambungan sehingga semakin banyak warga binaan yang memperoleh kesempatan meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan.

“Kami meyakini bahwa pendidikan adalah investasi terbaik dalam proses pembinaan. Melalui program ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperbaiki masa depan, meningkatkan kompetensi, membangun karakter, serta mempersiapkan diri agar mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, dan bermanfaat,” ujar Febriansyah.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Sinergi antara Lapas Kelas IIB Ampana dan Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tojo Una-Una diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. Melalui program pendidikan ini, Lapas Ampana terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang memberikan harapan, membuka peluang, serta menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi setiap warga binaan.(*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *