Bandarlampung, Beritaphoto.id
27 Juli 2026
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, bergerak cepat berkoordinasi dengan Cabang Olahraga (Cabor) guna mempersiapkan para atlet dalam menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) tahun 2027 mendatang. Hal tersebut dilakukan dengan memanggil Cabor, guna menyatulan misi dan visi melalui Wakil Ketua II KONI Lampung yang mebawahi Bidang Pembinaan Pretasi (Binpres).
Sampai, Senin (27/7) KONI Lampung telah memanggil tiga Cabor potensial, yakni drum band, barongsai dan gulat. Untuk berdiskusi terkait langkah strategis ke depan dalam menghadapi BK PON bahkan PON 2028 NTT dan NTB itu sendiri. Waka II KONI Lampung
Riagus Ria menjelaskan, bahwa pemanggilan Cabor drum band dan barongsai didasari oleh besarnya potensi medali yang diperebutkan, yakni sekitar 20 medali untuk drum band dan 10 medali untuk barongsai.
Menurutnya dari sisi finansial maupun ketersediaan peralatan, kedua Cabor ini tergolong mandiri dan tidak mengalami kendala berarti. ”Fokus utama kita adalah mendorong cabor agar mengoptimalkan proses seleksi atlet serta menyusun program pelatihan jangka panjang. Kita tidak ingin Cabor dengan potensi besar seperti ini justru gagal lolos di PON 2028,” katanya.
Khusus Cabor barongsai, pembenahan difokuskan pada perluasan penjaringan atlet. Dalam waktu dekat, akan digelar kejuaraan barongsai yang diikuti oleh sekitar lima klub dari Metro dan Bandar Lampung guna membidik nomor-nomor pertandingan yang berpotensi menyumbang medali.
Sementara itu, Cabor gulat juga tengah bersiap secara intensif dengan melibatkan berbagai sasana di daerah. Saat ini, Pengprov Gulat dilaporkan sudah memfokuskan pembinaan terhadap setidaknya enam atlet andalan untuk menghadapi Babak Kualifikasi PON mendatang. (*3)













