banner 728x250

Baru Selesai, Proyek Peningkatan Jalan Menuju SDN 4 Jatimulyo Senilai Rp397 Juta Diduga Amburadul

banner 468x60

JATI AGUNG — Beritaphoto.id
Proyek peningkatan jalan menuju SDN 4 Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan kini menuai sorotan tajam dari masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Pekerjaan infrastruktur yang menelan anggaran Rp 397.851.740,00 dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lampung Selatan Tahun Anggaran 2026 tersebut diduga dikerjakan asal-asalan dan jauh dari spesifikasi teknis yang ditentukan.

Example 300x600

Berdasarkan data papan informasi proyek, pekerjaan Rekonstruksi Jalan ini dilaksanakan oleh CV. Antar Bintang Sejahtera selaku penyedia jasa, dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender.

Temuan Kerusakan di Lapangan berdasarkan Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi fisik infrastruktur yang sangat memprihatinkan meski belum lama selesai dibangun Rabat Beton Retak-Retak: Beberapa bagian permukaan jalan rabat beton sudah mengalami keretakan yang cukup signifikan, memicu kekhawatiran jalan akan cepat hancur sebelum masa pakai optimal.Talut Asal Jadi: Pemasangan talut penahan tanah diduga kuat dikerjakan tanpa melalui proses penggalian fondasi yang benar. Akibatnya, struktur talut terkesan rapuh dan dipasang sekadarnya di atas permukaan tanah.

DPP LSM Gilas Desak PUPR Turun Tangan
Menanggapi temuan ini, Ketua DPP LSM Gilas, Zaini, angkat bicara dan menyayangkan lemahnya pengawasan dari pihak dinas terkait. “Kami sangat menyayangkan hasil pekerjaan konstruksi yang dinilai asal jadi ini. Ada dugaan kuat bahwa pengerjaannya tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah disepakati,” ujar Zaini, Senin (14/9/2026).

Pihaknya mendesak Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan untuk segera turun ke lapangan melakukan audit fisik dan menegur keras CV. Antar Bintang Sejahtera selaku kontraktor pelaksana. Jika terbukti ada manipulasi spesifikasi, LSM Gilas meminta agar pihak rekanan diwajibkan melakukan pembongkaran dan perbaikan ulang demi menyelamatkan uang rakyat.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT / UPTD) Dinas PUPR, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Bani saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp mengatakan bahwa pekerjaan tersebut belum sepenuhnya selesai.

“Mohon maaf bang, pekerjaan tsb belum selesai. Termasuk pekerjaan Talud belum sepenuhnya selesai. Terkait beberapa titik retakan sudah diinstruksikan untuk dilakukan perbaikan sebelum pengajuan PHO,” ungkap Bani.

Sementara Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lampung Selatan, Hasanudin saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapannya.(*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *