banner 728x250

Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan

banner 468x60

Makassar -Beritaphoto.id.
Turut meriahkan peringatan HUT Dekranas ke-46 , Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Batin Wulan, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Jumat (10/7). Kehadirannya didampingi jajaran Dekranasda kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Dalam peringatan tersebut, Dekranasda Lampung turut memamerkan berbagai produk kerajinan unggulan hasil karya para perajin melalui stan pameran. Partisipasi ini diharapkan dapat memperluas akses pasar produk kerajinan Lampung, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Example 300x600

“Kami berharap momentum HUT Dekranas ini dapat mendongkrak pasar produk kerajinan Lampung sehingga semakin dikenal dan mampu bersaing di kancah nasional maupun global,” ujar Batin Wulan.

Acara puncak HUT ke-46 Dekranas dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming. Mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan sektor kerajinan nasional. Pembukaan ditandai dengan pemukulan Gendang Pajjajari, dilanjutkan prosesi pemotongan tumpeng.

Dalam sambutannya, Selvi Gibran Rakabuming menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan bagi para perajin dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing di pasar global. Ia juga mengapresiasi peran Dekranas dan Dekranasda di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang secara konsisten mendampingi para perajin di berbagai daerah.

Menurut Selvi, selama 46 tahun Dekranas telah menjadi wadah bagi para perajin Indonesia untuk berkembang sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Kehadiran lebih dari 3.000 peserta dari berbagai daerah pada peringatan HUT tahun ini menjadi bukti tingginya komitmen bersama dalam memajukan sektor kerajinan nasional.

“Yang dibutuhkan bukan hanya kuantitas pembinaan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi perajin dan memberikan solusi nyata,” kata Selvi.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kerajinan yang didukung kekayaan sumber daya alam dan budaya. Namun, di tengah persaingan global, perkembangan teknologi, dan perubahan tren pasar, para perajin dituntut terus berinovasi.

Menurutnya, produk kerajinan tidak hanya harus memiliki nilai estetika, tetapi juga berkualitas, didukung kemasan yang menarik, kapasitas produksi yang memadai, serta mengedepankan nilai budaya dan keberlanjutan lingkungan. (*PemprovLampung*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *