banner 728x250
Daerah  

Mahasiswa Universitas Ciputra Makassar Edukasi UMKM Kendaraan Listrik “Seige”

banner 468x60

MAKASSAR – Langkah taktis mahasiswa Semester 2 dalam mendukung inklusi keuangan digital dan efisiensi operasional pelaku usaha lokal di Sulawesi Selatan.

Dalam upaya nyata mendukung akselerasi inklusi keuangan digital di Sulawesi Selatan, sekelompok mahasiswa Semester 2 Universitas Ciputra Makassar sukses melaksanakan program pengabdian dan edukasi literasi keuangan digital kepada pelaku usaha lokal. Program yang berlangsung sepanjang bulan Mei 2026 ini menyasar “Seige”, sebuah UMKM yang bergerak di bidang penjualan motor listrik yang beroperasi di wilayah Maros.

Example 300x600

Kegiatan ini merupakan implementasi praktis dari mata kuliah Financial Management di bawah bimbingan dosen pengampu, Yuyun Karystin Meilisa Suade, S.M., M.M., CPSP®. Sebelum terjun langsung mendampingi pelaku usaha di lapangan, tim mahasiswa yang beranggotakan Ayesha Rezeki Yusran, Chantiqa Mutiara Aura Syifha, Nicholas Tjandra, Angell Orell, Immanuel Jordan Wijaya, Hisyam Muafi Assyawal, Muhammad Fathir Pratama, Anissa Sahran Tambing P, dan Andi Kaesyah Ayu Nurjihan ini, telah dibekali dengan pendalaman materi finansial yang intensif selama periode Februari hingga April 2026.

Melihat tren pasar kendaraan listrik yang dinamis dan didominasi oleh konsumen modern, tim mahasiswa mengidentifikasi adanya celah operasional pada UMKM Seige di Maros, yaitu belum tersedianya fasilitas pembayaran non-tunai berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
​Dosen Pengampu Mata Kuliah Financial Management, Yuyun Karystin Meilisa Suade, S.M., M.M., CPSP®, menyampaikan bahwa kegiatan lintas wilayah Makassar-Maros ini bertujuan untuk menjembatani teori akademik dengan realita industri di daerah penunjang.

​”Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengelola keuangan di atas kertas, tetapi juga belajar menjadi agen perubahan yang solutif bagi UMKM di sekitar mereka. Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar pelaku usaha lokal di Maros bisa naik kelas dan bersaing di era ekosistem digital,” ujarnya.

​Dalam edukasi tersebut, tim mahasiswa Universitas Ciputra Makassar memaparkan tiga keunggulan utama QRIS sebagai instrumen pembayaran modern bagi Seige:
​Efisiensi dan Efektivitas Transaksi: Memangkas proses transaksi karena konsumen tidak perlu memasukkan nomor rekening manual dan meminimalisir kerumitan pengelolaan uang tunai (cash handling).

Keamanan Finansial Terjamin: Dana transaksi langsung masuk ke rekening bisnis secara real-time, menghilangkan risiko peredaran uang palsu.
​Efisiensi Biaya: Optimalisasi profit dengan memanfaatkan keunggulan bebas biaya administrasi.

Pemilik UMKM Seige menyambut baik dan sangat antusias terhadap program standardisasi pembayaran digital ini. Menurut penuturannya, pendampingan dari para mahasiswa ini menjadi jawaban langsung atas tingginya permintaan dari para pelanggan terdahulu yang mayoritas lebih memilih bertransaksi secara cashless.

Melalui kolaborasi akademis dan praktis ini, diharapkan UMKM Seige dapat mengoptimalkan konversi penjualan, meningkatkan akurasi pencatatan keuangan, serta siap menghadapi lanskap bisnis digital yang kian berkembang pesat di wilayah Maros dan sekitarnya.

​Tentang Universitas Ciputra Makassar
Universitas Ciputra Makassar adalah institusi pendidikan tinggi terkemuka yang berkomitmen melahirkan generasi entrepreneur masa depan dengan semangat inovasi dan dampak sosial. Melalui kurikulum berbasis praktik dan pendekatan solutif, Universitas Ciputra Makassar mendorong mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam memajukan perekonomian daerah dan sektor UMKM sejak bangku perkuliahan.

Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *