Ampana –Beritaphoto.id
Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan tertata terus diwujudkan melalui berbagai langkah nyata. Salah satunya dengan pembangunan bak sampah permanen di area dalam Lapas yang diperuntukkan sebagai tempat penampungan sementara sampah dan limbah sisa makanan warga binaan sebelum diangkut menuju Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (29/07/2026) dengan pengawasan langsung dari jajaran pengamanan.
Pembangunan bak sampah ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana pendukung kebersihan sekaligus memperkuat budaya hidup bersih di lingkungan Lapas. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan sampah agar lebih tertata, mengurangi potensi pencemaran lingkungan, mencegah timbulnya bau tidak sedap, serta menciptakan suasana hunian yang lebih nyaman, sehat, dan aman bagi seluruh warga binaan maupun petugas.
Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Lapas Kelas IIB Ampana, Finley Edward Ruindungan, didampingi Kaur Umum Alri Hamka Embeki, Kasubsi Pelaporan Keamanan dan Ketertiban Sutriono Faizal, bersama anggota pengamanan pos dalam melaksanakan pengawasan secara langsung terhadap proses pembangunan bak sampah yang dikerjakan dengan melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Keterlibatan warga binaan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pemanfaatan potensi pembinaan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, serta semangat gotong royong dalam menjaga fasilitas yang nantinya akan digunakan bersama.
Selama proses pembangunan berlangsung, petugas pengamanan melaksanakan pengawasan secara ketat dan berkesinambungan terhadap setiap aktivitas pekerjaan. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur keamanan, mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, serta menjamin seluruh warga binaan yang bekerja tetap berada dalam pengawasan petugas. Langkah ini menjadi bentuk komitmen Lapas Ampana dalam menyeimbangkan pelaksanaan program pembinaan dengan aspek keamanan sebagai prioritas utama.
Ka.KPLP Lapas Kelas IIB Ampana, Finley Edward Ruindungan, menyampaikan bahwa kebersihan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan layak huni. Menurutnya, keterbatasan sarana pengelolaan sampah sering kali menjadi tantangan dalam menjaga kebersihan di dalam Lapas. Oleh karena itu, pembangunan bak sampah menjadi solusi nyata untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sebelum dilakukan pengangkutan ke tempat pembuangan akhir.
“Kami ingin memastikan pengelolaan sampah di dalam Lapas berjalan lebih tertata. Dengan adanya bak sampah yang memadai, proses penampungan sementara limbah dan sisa makanan menjadi lebih terorganisir sehingga lingkungan tetap bersih, sehat, serta mendukung kenyamanan warga binaan maupun petugas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Finley.
Pembangunan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Lapas Kelas IIB Ampana dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. Selain meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, keberadaan bak sampah ini diharapkan mampu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, menekan risiko munculnya sumber penyakit, serta mendukung pelaksanaan program kebersihan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan Lapas.
Sementara itu, Kaur Umum Lapas Kelas IIB Ampana, Alri Hamka Embeki, menjelaskan bahwa pembangunan bak sampah dirancang sebagai sarana penunjang yang memadai dalam proses pemilahan, penampungan sementara, dan pengelolaan sampah di dalam Lapas. Menurutnya, tersedianya fasilitas yang representatif akan mempermudah petugas dalam mengelola sampah secara lebih efektif sebelum dilakukan pengangkutan ke luar Lapas, sehingga tercipta sistem pengelolaan kebersihan yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan.
Di tempat terpisah, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Febriansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bersinergi dan bekerja sama dalam mewujudkan pembangunan bak sampah tersebut. Ia menilai bahwa langkah sederhana namun berdampak besar seperti ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas lingkungan pemasyarakatan.
Kalapas berharap keberadaan bak sampah ini mampu menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di lingkungan Lapas, sekaligus menumbuhkan budaya peduli kebersihan bagi seluruh warga binaan dan petugas. Ke depan, Lapas Ampana akan terus melakukan pembenahan berbagai sarana pendukung lainnya agar tercipta lingkungan pemasyarakatan yang semakin bersih, sehat, aman, nyaman, dan mendukung keberhasilan proses pembinaan, sejalan dengan semangat mewujudkan pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat.(*)













