banner 728x250

TNI Buktikan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan, Danrem 043/Gatam Hadiri Panen Raya Nasional Bersama Presiden RI

banner 468x60

Lampung Tengah –Beritaphoto.id
Komandan Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menghadiri Panen Raya TNI Tahun 2026 yang digelar secara serentak dan terhubung secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia, di Kampung Rejo Basuki 7, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan.

Example 300x600

Panen raya dipimpin langsung oleh Presiden RI dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan diikuti secara virtual dari 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini mengintegrasikan panen tiga komoditas strategis, yakni padi yang didampingi TNI AD, kedelai oleh TNI AL, serta tebu oleh TNI AU.

Di Provinsi Lampung, kegiatan turut dihadiri Gubernur Lampung, Pangdam XXI/Radin Inten, Kapolda Lampung, Plt. Bupati Lampung Tengah, Danbrig 4 Marinir/BS, Dandim 0411/KM, Kapolres Lampung Tengah, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta pimpinan instansi vertikal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat, dilanjutkan foto bersama, kemudian mengikuti panen raya nasional secara virtual bersama Presiden RI. Setelah itu, para peserta melaksanakan panen padi menggunakan mesin Combine Harvester.

Dalam arahannya, Presiden RI memberikan apresiasi atas sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat yang dinilai berhasil memperkuat sektor pertanian hingga mampu mendorong tercapainya swasembada pangan nasional.

Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir membantu menyelesaikan berbagai persoalan strategis bangsa, termasuk menjaga ketahanan pangan. Pemerintah juga berkomitmen menerapkan zero tolerance terhadap korupsi, penyelundupan, dan berbagai praktik ilegal, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis sumber daya alam. Setelah swasembada pangan, pemerintah akan mempercepat pencapaian swasembada energi dan air sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam laporannya menyampaikan bahwa pendampingan terpadu yang dilakukan TNI telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi pangan nasional.

TNI AD mendampingi panen padi seluas 6,26 juta hektare dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras atau 55,24 persen dari target nasional. TNI AL mendampingi lahan kedelai seluas 2.432 hektare dengan produksi 3.676 ton, sedangkan TNI AU mendampingi lahan tebu seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi mencapai 1,36 juta ton gula.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa Panen Raya TNI Tahun 2026 merupakan bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam mendampingi petani mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, hingga masa panen.

“TNI akan terus mendukung program ketahanan pangan nasional sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat. Keberhasilan swasembada pangan hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” tegas Danrem.

Panen Raya TNI Tahun 2026 menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi pertanian sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang mandiri, maju, dan sejahtera.(*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *