Jambi – Beritapohoto.id
idKepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menggelar kegiatan Coffee Morning bersama para pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat sinergitas dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan Pemasyarakatan yang lebih baik di Provinsi Jambi, Kamis (04/06).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut dihadiri oleh Staf Khusus Bidang Komunikasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E., Kakanwil Kementerian Hukum Jambi, Kakanwil Kementerian HAM Jambi, Kakanwil Ditjenim Jambi, Kadis Perhubungan Kota Jambi, Kepala BPS Jambi, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jambi, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Wilayah Jambi, serta insan media yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjenpas Jambi menyampaikan bahwa kegiatan Coffee Morning merupakan wadah untuk mempererat komunikasi, membangun kesamaan persepsi, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
“Pemasyarakatan tidak dapat berjalan sendiri. Saat ini terdapat kurang lebih 5.600 warga binaan yang berada di seluruh UPT Pemasyarakatan di wilayah Jambi. Tentu ini bukan tugas yang mudah dalam memberikan pembinaan, pembimbingan, dan pengawasan. Oleh karena itu, dukungan, sinergi, dan kolaborasi dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan kita dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Irwan.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan peresmian Gerai Puskopasindo Kanwil Ditjenpas Jambi sebagai salah satu sarana untuk memperkenalkan berbagai produk hasil karya warga binaan yang berasal dari Lapas dan Rutan di wilayah Jambi. Gerai tersebut diharapkan dapat menjadi ruang promosi yang mampu meningkatkan nilai jual produk warga binaan sekaligus memperluas akses pemasaran kepada masyarakat.
Selain itu, Kakanwil menegaskan bahwa Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi harus mampu bertransformasi menjadi lebih dari sekadar kantor pelayanan. Menurutnya, kantor wilayah harus menjadi etalase Pemasyarakatan yang menampilkan berbagai hasil pembinaan warga binaan kepada masyarakat luas.
“Kantor wilayah bukan hanya sekadar tempat bekerja. Kita ingin menjadikannya sebagai etalase Pemasyarakatan, tempat untuk mempromosikan dan memamerkan produk-produk hasil karya warga binaan dari seluruh Lapas dan Rutan di Jambi. Di sisi lain, kantor ini juga dapat menjadi sarana asimilasi dan edukasi bagi klien pemasyarakatan dari Balai Pemasyarakatan sehingga dapat membantu proses reintegrasi sosial mereka ke tengah masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Staf Khusus Bidang Komunikasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid, mengapresiasi langkah Kanwil Ditjenpas Jambi yang terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Pemasyarakatan saat ini harus hadir secara terbuka, adaptif, dan mampu membangun kepercayaan publik. Sinergi dengan media, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, serta masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan warga binaan dan reintegrasi sosial,” ungkap Abdullah Rasyid.
Melalui kegiatan Coffee Morning ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Kanwil Ditjenpas Jambi dengan seluruh mitra kerja, sehingga tercipta dukungan yang kuat dalam mewujudkan sistem Pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berdampak positif bagi masyarakat.(*)













