Ampana — Beritaphoto.id.
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana menerima kunjungan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD/BNPB) Kabupaten Tojo Una-Una dalam rangka koordinasi terkait kesiapsiagaan dan antisipasi bencana di lingkungan Lapas Kelas IIB Ampana. Senin (29/06/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antar instansi dalam menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi secara tiba-tiba, seiring dengan dinamika perubahan cuaca dan kondisi alam yang belakangan ini cukup tidak menentu di berbagai wilayah.
Kedatangan tim yang dipimpin oleh Sigit Labolong disambut hangat oleh Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, didampingi Kasubsi Registrasi Heriyanto.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kepala Lapas dalam suasana penuh keakraban namun tetap serius membahas isu strategis terkait kesiapsiagaan bencana di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas berbagai langkah pencegahan, mitigasi, serta peningkatan kesiapan sarana dan sumber daya manusia dalam menghadapi potensi bencana, baik bencana alam maupun kondisi darurat lainnya yang dapat berdampak terhadap keamanan dan keselamatan warga binaan maupun petugas.
Hal ini menjadi sangat penting mengingat kondisi cuaca ekstrem yang belakangan ini sering terjadi dan berpotensi menimbulkan risiko di berbagai daerah.
Pihak BNPB Kabupaten Tojo Una-Una juga menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari koordinasi dan penguatan kerja sama lintas sektor, khususnya dalam memastikan kesiapsiagaan lembaga pemasyarakatan sebagai objek vital yang harus memiliki sistem tanggap darurat yang baik.
Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, menyambut baik kunjungan serta inisiatif dari tim BNPB. Beliau menegaskan bahwa sinergi ini sangat penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi risiko bencana di lingkungan Lapas.
Selain itu, Kalapas juga berharap melalui keterlibatan langsung BNPB, akan terbangun sistem kesiapsiagaan yang lebih terarah, terukur, dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga binaan maupun petugas di dalam Lapas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kolaborasi, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana di lingkungan pemasyarakatan.(“)













