banner 728x250

PERKUAT KESIAPAN IDUL ADHA DAN KEAMANAN LAPAS, KALAPAS AMPANA BERSAMA JAJARAN IKUTI ARAHAN KAKANWIL DITJENPAS SULTENG SECARA VIRTUAL

banner 468x60

Ampana –Beritqphoto.id
Menjelang pelaksanaan Hari Raya Iduladha Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana terus memperkuat kesiapan pelayanan, keamanan, dan koordinasi internal guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah bersama seluruh pejabat struktural mengikuti arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (25/05/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan sinergi antar jajaran pemasyarakatan se-Sulawesi Tengah dalam menghadapi momentum Hari Raya Iduladha. Melalui kegiatan ini, seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, serta memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan berjalan secara optimal.

Example 300x600

Pertemuan virtual tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Pemasyarakatan bersama pejabat struktural se-Sulawesi Tengah sebagai bentuk penguatan koordinasi dan tindak lanjut terhadap arahan serta instruksi pimpinan terkait pengamanan dan pelayanan selama Hari Raya Iduladha. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh Lapas dan Rutan tetap berada dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya hari besar keagamaan.

Arahan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, yang menegaskan pentingnya pelaksanaan Hari Raya Iduladha dengan tetap mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP), penguatan keamanan, serta pelayanan prima kepada masyarakat dan warga binaan.

Dalam arahannya, Kakanwil meminta seluruh jajaran memastikan kesiapan seluruh layanan publik, mulai dari ruang PTSP, layanan kunjungan/besukan, hingga fasilitas pendukung lainnya agar keluarga warga binaan memperoleh pelayanan yang nyaman, tertib, cepat, dan humanis. Sebagai bentuk perhatian terhadap hak warga binaan untuk tetap menjalin silaturahmi dengan keluarga, layanan kunjungan Iduladha juga akan dibuka selama dua hari berturut-turut dengan tetap memperhatikan pengawasan dan pengamanan yang optimal.

Selain pelayanan, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama dalam arahan tersebut. Kakanwil menegaskan bahwa pelaksanaan pemotongan hewan kurban tidak diperkenankan dilakukan di dalam area utama Lapas/Rutan, melainkan di luar lingkungan Lapas yang tetap mudah diawasi guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan pemasyarakatan.

Lebih lanjut, seluruh jajaran diminta meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan penggeledahan badan maupun barang bawaan pengunjung secara lebih ketat, teliti, dan profesional sebagai langkah deteksi dini terhadap masuknya barang-barang terlarang. Pengawasan terhadap lalu lintas orang keluar masuk area Lapas juga harus dilakukan secara cermat dan disiplin demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Kakanwil juga menginstruksikan agar seluruh kamera pengawas CCTV difungsikan secara optimal guna mendukung sistem monitoring dan pengawasan secara real time. Selain itu, tamping tidak diperkenankan terlibat dalam aktivitas di luar pengawasan selama pelaksanaan Hari Raya Iduladha dan hanya diperbolehkan berada di dalam area Lapas.

Dalam bidang pelayanan, perhatian terhadap pemenuhan hak komunikasi warga binaan juga menjadi fokus penting. Kakanwil meminta agar fasilitas Wartelsuspas dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana komunikasi resmi antara warga binaan dengan keluarga mereka, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha. Unit Pelaksana Teknis yang telah memiliki fasilitas tersebut diminta memastikan pelayanan berjalan optimal, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

Tidak hanya itu, Kakanwil turut menekankan pentingnya peningkatan Purchase Order (PO) Inkopasindo guna mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan secara tepat, tertib, dan akuntabel. Optimalisasi pelayanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang lebih profesional dan berdampak positif bagi warga binaan.

Dalam arahannya, Kakanwil juga mengingatkan agar program Star Proaksi terus dijalankan secara maksimal sebagai bentuk penguatan pembinaan, peningkatan disiplin, serta profesionalisme jajaran pemasyarakatan dalam melaksanakan tugas dan fungsi sehari-hari.

Penegasan terhadap komitmen pemberantasan penyalahgunaan narkoba, praktik penipuan, dan peredaran telepon genggam ilegal kembali disampaikan secara tegas. Seluruh petugas diminta menjaga integritas dan tidak terlibat dalam segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi. Petugas pengamanan juga diingatkan untuk tidak menggunakan handphone saat bertugas demi menjaga fokus, konsentrasi, dan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas pengamanan.

Setelah penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, dengar pendapat, dan penyampaian masukan dari masing-masing Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Forum tersebut menjadi wadah komunikasi yang produktif dalam menyampaikan kondisi lapangan, kendala, serta langkah strategis yang telah dilakukan masing-masing satuan kerja menjelang Hari Raya Iduladha.

Pada kesempatan tersebut, Kalapas Ampana, Febriansyah, menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti dan melaksanakan seluruh arahan serta instruksi yang telah disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah. Beliau juga langsung menginstruksikan seluruh jajaran di lingkungan Lapas Kelas IIB Ampana agar meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat pengawasan, menjaga integritas, serta memastikan seluruh pelayanan dan pengamanan berjalan optimal menjelang Hari Raya Iduladha.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh keseriusan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan, khususnya Lapas Kelas IIB Ampana, semakin siap menjalankan tugas dengan penuh integritas, meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, serta terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada prinsip Pemasyarakatan yang pasti bermanfaat bagi masyarakat.(*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *