Pesawaran – Beritaphoto.id.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pesawaran, Lampung akan mendatangi tiga korban di bawah umur atas perkara dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang guru ngaji di Dusun II, Kota Jawa, Kedondong, Pesawaran.
“Rencana kami akan jemput bola,” kata AKP Rudi Hartono saat dikonfirmasi dari Bandarlampung, Sabtu (12/9).
Dia melanjutkan, menurutnya, pihak penyidik telah memanggil para korban sebanyak dua kali untuk dilanjutkan pemeriksaan terkait adanya dugaan pelecehan tersebut. Namun, katanya, para korban tersebut tidak hadir tanpa keterangan yang jelas.
Di samping itu, tambah dia, pihaknya juga telah mendatangkan psikolog untuk memeriksa para korban dikhawatirkan ada trauma panjang yang dirasakan para korban dugaan pelecehan tersebut.
“Dua kali kita surati tidak hadir, kita sudah daftarkan psikologis,” kata dia.
Sebelumnya, ada seorang guru ngaji di Dusun II, Kota Jawa, Kedondong yang dilaporkan ke kantor polisi Polres Pesawaran, terkait adanya dugaan pelecehan terhadap tiga muridnya yang masih di bawah umur.
Guru ngaji yang diketahui bernama Umaidi itu dilaporkan oleh orangtua para korban bernama Hayat dan Salam pada tanggal 31 Agustus 2026. Laporan itu sendiri tertuang dalam nomor LP/B/290/VIII/2020/SPKT/Polres Pesawaran/Polda Lampung dengan tiga korban berinisial AK, M, dan N serta terlapor bernama Umaidi.(*)













